Stop Press :
  • Redaksi dan Seluruh Kru Pena Nusantara Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
  • Bupati Jember, Faida, melepas dua bus angkutan mudik gratis tujuan akhir Kabupaten Sumenep, di depan kantor pemkab setempat, Kamis (22/6/2017)
  • Polres Jember menggerebek pabrik mi yang terletak di Dusun Rowo Desa Rowo Indah Kecamatan Ajung yang ditegarai menggunakan bahan kimia berbahaya, Senin (5/6/2017) siang.
  • Senin, 29-11-2021 - 14:11:49

Harga Cabai Rawit di Jember Anjlok Hingga Rp1.250 per Kg

Harga Cabai Rawit di Jember Anjlok Hingga Rp1.250 per Kg Sejumlah petani di Dusun Penitik, Desa Wonosari, Kecamatan Puger, tengah memetik cabai di sawah beberapa waktu lalu. (Foto: dok/Mahrus Sholih)
JEMBER, PENA NUSANTARA - Harga cabai di tingkat petani di Kabupaten Jember, anjlok. Untuk jenis cabai rawit hijau harga terendahnya mencapai Rp1.250 per kilogram. Jika kondisinya dibiarkan, maka para petani dipastikan merugi.

“Harga cabai terus merosot, jika sebelumnya Rp2.500 per kilogram, panen yang kemarin cabai saya hanya dihargai Rp1.250 per kilogram,” kata Siti Komariyah, salah seorang petani cabai di Desa Wonosari, Kecamatan Puger, saat diwawancarai penanusantara.id, Rabu (23/8/2017).

Menurutnya, merosotnya harga cabai ini jelas merugikan petani. Bahkan, sebagian petani di desanya enggan memanen tanamannya karena hasil yang diperoleh tidak berimbang dengan biaya petik yang harus dikeluarkan.

“Dari per kuintal cabai yang saya panen, pendapatan bersih saya hanya Rp25.000. Sementara Rp100 ribu sebagai upah pekerja yang memetik cabai di sawah,” ungkapnya.

Kondisi yang sama juga dialami petani cabai merah besar. Menurut salah seorang petani di Desa Ampel, Kecamatan Wuluhan, M Afif Jauhari, harga cabai merah besar setiap pekan terus menurun, dari harga sebelumnya Rp11.000 menjadi Rp9.000 per kilogram.

“Bahkan, dua hari kemarin harganya kembali turun menjadi Rp7.000 per kilogram. Kondisi ini sangat memberatkan petani,” ujarnya.

Afif berkata, harga minimal bagi petani agar memperoleh untung adalah Rp9.000 per kilogram. Jika di bawah harga itu maka petani dipastikan merugi, karena biaya produksi tanaman cabai jenis ini cukup tinggi, belum lagi biaya perawatan untuk mencegah serangan hama dan penyakit yang kerap menyerang tanaman perdu tersebut.

“Apalagi kalau sawahnya bukan milik sendiri alias sewa, maka petani bisa dipastikan merugi,” jelasnya.

Untuk itu, para petani meminta pemerintah segera mengambil tindakan agar harga cabai tidak semakin turun. Petani juga berharap harga cabai segera naik agar bisa memperoleh untung dari musim tanam cabai tahun ini. (*)


Harga Cabai Rawit Anjlok, Petani Merugi Puluhan Juta Rupiah
Kamis, 14-09-2017 - 19:21:17

Harga Cabai Rawit Anjlok, Petani Merugi Puluhan Juta Rupiah

JEMBER, PENA NUSANTARA - Melimpahnya produksi cabai rawit di Kabupaten Jember, berdampak terhadap penurunan harga yang dinilai merugikan petani. Seperti . . .
Headline
Capaian Imunisasi MR di Jember Dekati 100 Persen
Sabtu, 02-09-2017 - 16:30:00

Capaian Imunisasi MR di Jember Dekati 100 Persen

JEMBER, PENA NUSANTARA - Target imunisasi Measles dan Rubella (MR) yang ditetapkan Bupati Jember sebesar 100 persen telah mendekati target. . . .
Kesehatan
Hari Kedua di Jember, Presiden Serahkan 2.850 Sertifikat
Minggu, 13-08-2017 - 11:30:00

Hari Kedua di Jember, Presiden Serahkan 2.850 Sertifikat

JEMBER, PENA NUSANTARA – Presiden Joko Widodo menyerahkan sertifikat hak atas tanah melalui Proyek Operasi Nasional Agraria (Prona) di Gedung . . .
Pemerintahan
Tak Terima Dinasehati, Remaja di Jember Membacok Bapak Kandungnya Sendiri
Rabu, 28-06-2017 - 04:57:36

Tak Terima Dinasehati, Remaja di Jember Membacok Bapak Kandungnya Sendiri

JEMBER, PENA NUSANTARA – Tak terima dinasehati, seorang remaja di Kecamatan Patrang Kabupaten Jember, tega membacok ayah kandungnya sendiri menggunakan . . .
Headline
Top