Stop Press :
  • Redaksi dan Seluruh Kru Pena Nusantara Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
  • Bupati Jember, Faida, melepas dua bus angkutan mudik gratis tujuan akhir Kabupaten Sumenep, di depan kantor pemkab setempat, Kamis (22/6/2017)
  • Polres Jember menggerebek pabrik mi yang terletak di Dusun Rowo Desa Rowo Indah Kecamatan Ajung yang ditegarai menggunakan bahan kimia berbahaya, Senin (5/6/2017) siang.
  • Senin, 29-11-2021 - 15:40:38

Polisi Bongkar Makam Korban Miras Oplosan Di Wuluhan

Polisi Bongkar Makam Korban Miras Oplosan Di Wuluhan Polisi Bongkar Makam Korban Miras Oplosan Di Wuluhan - Foto : Dok. Pena Nusantara
Jember, Pena Nusantara - Makam Kiki Fatma Yunita (14th) warga Dsn Kebonsari, Desa Tamansari, Kec. Wuluhan yang meninggal pada Hari Minggu (5/03) akibat over dosis miras oplosan, akhirnya dibongkar oleh pihak kepolisian Senin (13/03) pagi.
Makam yang terletak di Dsn Kebonsari, Desa Tamansari itu dibongkar oleh Tim Biddokkes Polda Jatim setelah adanya tuntutan dari kuasa hukum korban untuk dilakukan otopsi.
Dina Aprillia, mendapatkan mandat atau kuasa dari pihak keluarga korban Sabtu (11/03) kemarin. Keluarga korban menyampaikan kepadanya jika kematian Kiki ada yang janggal dan oleh karena itu keluarga korban meminta keadilan.
Dina menduga korban meninggal bukan murni karena mengkonsumsi oplosan. Indikasi terjadinya kekerasan pada tubuh korban terlihat dari kondisi fisik korban saat korban baru saja meninggal.
Terdapat luka fisik pada dada sebelah kiri korban, kata Dina, selain itu saat meninggal mata korban dalam kondisi melotot.Yang pernah saya pelajari dari sejumlah literatur, kalau orang meninggalnya melotot bisa jadi yang bersangkutan sempat mendapat perlakuan kekerasan fisik yang amat sangat, jelasnya.
Untuk diketahui, korban Kiki Fatma Yunita pada Hari Minggu (5/03) dini hari sekira pukul 01.30 WIB, diajak temannya untuk pesta miras oplosan di suatu tempat. Akibatnya, setelah menenggak oplosan korban tidak sadarkan diri dan meninggal di rumahnya sekira pukul 04.30 pagi.
Barang bukti yang diamankan di lokasi saat itu yakni 2 botol air mineral, 3 kotak kosong Kuku Bima, 1 botol alkohol 70%, 2 bungkus kosong Komix.
Awalnya keluarga korban menolak dilakukan visum dan memilih langsung memakamkan korban. Hal ini diakui oleh sang kuasa hukum. Dina menuturkan, keluarga korban yang diketahui berlatar belakang ekonomi rendah merasa keberatan bila nantinya harus mengeluarkan biaya untuk visum.
Sementara itu, Kapolsek Wuluhan, AKP Zaenuri yang juga berada dilokasi, membenarkan jika korban belum sempat diotopsi lantaran keluarga korban enggan untuk dilakukan otopsi.
Beberapa hari setelah pemakaman korban, datang pengacara dari keluarga meminta adanya otopsi. Maka, kami tindak lanjuti dengan menggali ulang makam, tuturnya. (DN)


Petugas Gabungan Bongkar Lokasi Perburuan Harta Karun Maut di Jember
Rabu, 13-12-2017 - 14:01:21

Petugas Gabungan Bongkar Lokasi Perburuan Harta Karun Maut di Jember

JEMBER, PENA NUSANTARA - Petugas gabungan dari unsur Kepolisian, Perhutani, dan Pemerintah Kecamatan Mumbulsari, Jember, akhirnya membongkar lokasi ritual serta . . .
Headline
Polisi Ini Ikut Membaur dalam Pemulasaran Jenazah Warga
Rabu, 06-12-2017 - 12:33:12

Polisi Ini Ikut Membaur dalam Pemulasaran Jenazah Warga

JEMBER, PENA NUSANTARA - Tugas polisi tak hanya menangkap penjahat, tapi juga membaur di tengah tengah masyarakat untuk memberikan pelayanan . . .
Inspirasi
Polisi Tangkap Penambang Emas Illegal di Jember
Rabu, 20-09-2017 - 15:44:31

Polisi Tangkap Penambang Emas Illegal di Jember

JEMBER, PENA NUSANTARA - Kepolisian Sektor Jenggawah, mengamankan Sudiyan, Warga Dusun Gumuk Jati, Desa Kertonegoro, Kecamatan Jenggawah, Kabupaten Jember, Rabu . . .
Hukum Kriminal
Polisi Tangkap Wartawan Pemeras Guru di Jember
Selasa, 05-09-2017 - 23:30:00

Polisi Tangkap Wartawan Pemeras Guru di Jember

JEMBER, PENA NUSANTARA - Profesi wartawan kembali tercoreng oleh ulah AL. Wartawan koran mingguan itu diringkus anggota Reskrim Polsek Patrang . . .
Hukum Kriminal
Top